Puisi/ilustrasi Mikmilia |
Yang Datang Yang Pergi
Lenyaplah temaram bulanTanggallah sesak hari
Sirnalah cemerlang mentari
Seberkas titik datang menyongsong
Noktah muda yang dulu tak berupa
Dari balik pekat tebarkan warna dan irama
Sekantong detik waktu menggumam sapa
Kereta senja larikan masa
Berputar di garis tak menentu
Sementara halte bertambah sesak
Kereta pun harus memarkirkan usia di sana
Duhai usia…
Tidaklah bertambah dirimu sedepa
Melainkan berkurang sehari sehasta
Tiliklah badan berkerut usang
Meminta istirahat panjang
Melepas lelah, jemu dan takut
Tahulah badan untung di sana
Dalam dekap sang ibu tercinta
Duhai waktu...Tak penatkah dirimu?
Baca Juga:
GREAT POTRY....
ReplyDeletethaks lot
Delete